Pink eye pada sapi

//Pink eye pada sapi

Pink eye pada sapi

Ternakonline – Pink eye merupakan penyakit mata pada ternak yang bisa menular pada ternak lainnya. Pink eye bisa menyerang semua umur, akan tetapi sapi yang berumur muda lebih rentan terhadap penyakit ini. Penyakit ini tentu membuat resah para ternak sapi, karena dapat menurunkan bobot sapi sehingga menimbulkan kerugian ekonomi dalam pengobatannya.

Menegenal penyakit Pink Eye pada sapi

pink eye pada sapiPink Eye disebabkan oleh bakteri, virus, rikketsia maupun chlamydia, namun yang paling sering ditemukan adalah akibat bakteri Maraxella bovis. bakteri ini menyerang sapi saat sapi mengibaskan ekornya sehingga bakteri secara tidak langsng terpental masuk ke mata dan ahirnya menimbulkan infeksi. Pada musim kemarau penularan pink eye semakin mudah bisa melalui debu yang berterbangan.

Gejala Pink eye pada sapi

Gejala awal pink eye adalah mata lembab, adanya sedikit konstriksi pada pupil, serta photophobi atau sensitif terhadap cahaya sehingga matanya sering ditutup untuk menghindari cahaya. Dalam waktu singkat mulai keluar air mata dan terlihat adanya penyempitan pupil secara jelas serta kekeruhan pada kornea. Dalam hal ini, Lkrimasi menjadi lebih jelas dan timbul vesikel yang kemudian akan pecah dan menimbulkan luka/ulcer, kekeruhan dari kornea semakin berkembang dan bagian tengah menjadi menyuluruh pada hari ke 4 atau ke 5. Pembesaran pembuluh darah tampak pada daerah perifer dari kornea pada hari ke 7 sampai hari ke 10. Pada saat radang akut sudah mereda, sekresi mata makin purulen. Setelah 10 sampai 15 hari, kornea mulai terlihat jernih yang mulai dari daerah perifer ke bagian tengah. Kesembuhan total akan terjadi 25-50 hari. Kerusakan kornea dapat menjadi lebih parah sehingga mengakibatkan kebutaan. Infeksi pada mata dapat terjadi unilateral ataupun bilateral.

By | 2016-12-31T06:27:37+00:00 December 31st, 2016|Categories: Info Ternak|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment