KAPAL ANGKUT SAPI PERTAMA DI INDONESIA

//KAPAL ANGKUT SAPI PERTAMA DI INDONESIA

KAPAL ANGKUT SAPI PERTAMA DI INDONESIA

Kapal sapi(Sumber foto : http://berita2bahasa.com/)

Pada tanggal 10 Nopember 2015 Presiden Republuik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan kapal KM Camara Nusantara I di Galangan Kapal PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kapal tersebut menjadi tanggung jawab kementerian perhubungan (Kemenhub) yang akan digunakan untuk mengangkut sapi dari Nusa Tenggara Timur ke Jakarta dengan kapasitas 500 ekor sapi. Rute kapal KM Camara Nusantara I dalam pengiriman sapi dari Kupang-Bima-Tanjung Perak-Tanjung Emas-Cirebon-Kupang. Dengan adanya rute ini diharapkan lebih cepat pengiriman dan dapat memangkas biaya trasportasi sapi dari NTT menuju Jakarta.

Dahulu sapi dari NTT yang masuk ke DKI Jakarta diangkut menggunakan kapal barang sehingga kondisi sapi dalam keadaan stres dan menyebabkan bobot badan sapi turun antara 20 hingga 30 persen. Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan menyatakan bahwa kapal pengangkut ternak harus mengikuti standar dari dunia, dengan persyaratan ternak tidak boleh stres. Dengan adanya kapal khusus yang telah sesuai standar diharapkan dapat menekan penyusutan bobot badan serta menekan biaya dan memberi keuntungan untuk konsumen dan pemilik atau pengusaha sapi.

Setelah Presiden Jokowi meresmikan kapal angkut sapi, sekarang giliran Mentan melakukan kunjungan ke NTT untuk mengecek stok dan kondisi sapi siap potong di Instalasi Penampungan Hewan Karantina di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia ingin memastikan kesiapan NTT menjadi daerah pemasok sapi kebutuhan nasional dan khususnya bagi warga DKI Jakarta. Amran Sulaiman, Menteri Pertanian memastikan 1 Desember 2015 kapal khusus ternak siap mengangkut sapi dari NTT ke DKI Jakarta. Adanya kapal khusus ini dapat menghemat biaya angkut dan menekan pengurangan bobot hidup sapi. Dari yang biasanya 10 hari, dengan tol laut tersebut diharap dapat memangkas waktu tempuh distribusi menjadi lima hari. Dengan adanya kapal sapi ini dapat membantu menstabilkan harga daging sapi di Jakarta dan Jabodetabek agar tigak selalu tergantung dengan  impor bakalan dan daging sapi dari Australia.

 

Sumber:

http://berita2bahasa.com/

http://finance.detik.com/

http://www.liputan6.com/

 

By | 2016-05-19T02:30:24+00:00 November 21st, 2015|Categories: Kabar Umum|Tags: |3 Comments

About the Author:

3 Comments

  1. Hisako Amon November 17, 2016 at 8:19 am - Reply

    Check blogku ini untuk bacaan lebih detail mengenai post ini http://ladysmart09.blogspot.com

  2. Ramonita Wenman November 18, 2016 at 11:05 am - Reply

    I think this article so great

    • Ternak Online November 21, 2016 at 6:59 am - Reply

      thank you

Leave A Comment