Inseminasi Buatan (IB)

/, obat ternak/Inseminasi Buatan (IB)

Inseminasi Buatan (IB)

Inseminasi buatan atau kawin suntik adalah salah satu teknik mengawinkan sapi dengan cara menyuntikkan mani (semen) ke dalam  organ reproduksi betina. Pejantan tidak secara langsung mengawini betina, melainkan dengan bantuan manusia. Sapi betina yang akan dikawinkan harus dalam kondisi berahi atau estrus, agar sperma sapi jantan dapt membuahi sel telur sehingga akan terjadi kebuntingan. Sperma yang digunakan berasal dari bibit sapi pejantan unggul yang memiliki track record (catatan) yang jelas. Peternak dapat memperoleh sperma beku dari pejantan unggul di Balai Inseminasi Buatan (BIB) di daerah masing-masing. Sebagai contoh BIB Lembang, di Bandung, Jawa Barat, dan BIB Singosari di Malang, Jawa Timur.inseminasi-buatan

 

Kuntungan dan kerugian IB

Inseminasi Buatan (IB)
Keuntungan Kerugian
1.Peternak tidak perlu memiliki sapi pejantan unggul. 1.Peluang kebuntingan rendah jika peternak tidak dapat mendeteksi berahi pada sapi betina.
2.Tidak perlu mengawinkan sapi dengan membawa indukan ke kandang pejantan atau sebaliknya. 2.Dapat terjadi kesulitan saat melahirkan (distokia), jika semen yang digunakan berasal dari pejantan berperawakan besar, tetapi betinanya kecil.
3.Hanya perlu menampung semen dari pejantan yang dikehendaki dan menyuntikkannya ke uterus sapi betina yang berahi. 3.Pemakaian semen dari pejantan yang sama dala waktu lama memunculkan peluang inbreeding akibat perkawinan sedarah
4.Jarak kelahiran ternak lebih singkat dan teratur.
5.Seekor pejantan unggul dapat mengawini puluhan induk meski tersebar di beberapa daerah.
6.Angka kelahiran pedet lebih tinggi, karena jeda antara kebuntingan lebih singkat.
7.Mencegah penularan dan penyebaran penyakit kelamin, asal IB dilaksanakan dengan tertib.
8.Sperma dapat disimpan dalam waktu lama dan digunakan kapanpun saat dibutuhkan.
9.Menghindari bentrokan fisik saat ternak mengalami berahi.
By | 2016-10-22T03:05:52+00:00 June 9th, 2016|Categories: Kabar Umum, obat ternak|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Leave A Comment